WATAMPONE, NEWS — Kota Watampone, ibu kota Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kini terus menunjukkan wajah baru lewat serangkaian program penataan kota dan perbaikan infrastruktur publik. Langkah strategis ini dilakukan guna mendorong efisiensi rantai pasok ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Pemerintah Daerah Kabupaten Bone secara intensif memfokuskan pembangunan pada revitalisasi kawasan ruang terbuka hijau (RTH), pembenahan fasilitas pasar tradisional, serta peningkatan aksesibilitas jalan utama kota.
🚀 Tiga Fokus Utama Pembangunan Watampone
- Revitalisasi Pusat Pertumbuhan EkonomiPasar-pasar utama di Watampone mendapatkan sentuhan pembenahan fasilitas agar lebih bersih, aman, dan ramah bagi para pedagang UMKM maupun pembeli.
- Optimalisasi Ruang PublikKawasan sekitar Lapangan Merdeka Watampone dan area publik lainnya dipercantik untuk mendukung aktivitas sosial, olahraga, dan tempat berkumpulnya komunitas pemuda.
- Konektivitas dan Infrasutruktur JalanPengaspalan dan perbaikan sistem drainase di titik-titik rawan genangan terus dikebut untuk memastikan arus transportasi barang dan jasa berjalan lancar.
“Penataan Kota Watampone bukan sekadar mempercantik tampilan fisik, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM dan daya beli masyarakat lokal.”
Harapan bagi Masyarakat Bone
Dengan adanya pembenahan yang konsisten ini, Kota Watampone diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemerintahan yang tertib, tetapi juga menjadi simpul ekonomi yang mandiri dan memiliki daya saing tinggi di wilayah bosowasi (Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai).
Masyarakat pun diimbau untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.