KAREBATUJU.COM



MAKASSAR — Antusiasme luar biasa menyelimuti Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan. Setelah penantian panjang selama kurang lebih satu dekade, ajang pencarian bakat Audisi Umum PB Djarum resmi kembali menyapa Kota Makassar dan menjadi magnet bagi atlet-atlet muda potensial dari seluruh penjuru Sulawesi Selatan.

Ratusan peserta dari kelompok umur U-11 dan U-13 memenuhi lapangan untuk memperebutkan tiket menuju tahap karantina di Kudus, Jawa Tengah.

Gairah Regenerasi Bulu Tangkis dari Kawasan Timur Indonesia

Pemilihan Makassar sebagai lokasi seleksi regional dinilai sangat strategis. Sulawesi Selatan secara historis terus melahirkan pebulu tangkis kelas dunia yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Tim pencari bakat mencatat bahwa kualitas teknik, daya juang, dan mental bertanding para peserta asal Sulsel menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Sulawesi Selatan selalu menjadi lumbung bakat luar biasa. Kembali digelarnya audisi umum di Makassar adalah bukti komitmen kami untuk menjemput bola dan memastikan atlet-atlet bertalenta di Indonesia Timur mendapatkan kesempatan yang sama,” ungkap salah satu legenda bulu tangkis yang menjadi tim penilai.

Dukungan Penuh Orang Tua dan Pemda Sulsel

Para peserta datang tak hanya dari wilayah Metropolitan Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar), tetapi juga dari daerah pelosok seperti Luwu Raya, Bone, Sidrap, hingga Kepulauan Selayar. Orang tua peserta rela menempuh perjalanan ratusan kilometer demi mengantar buah hati mereka mengejar impian menjadi bagian dari pelatnas.

Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan turut menyambut positif gelaran ajang skala nasional ini. Selain memacu semangat olahraga di kalangan generasi muda, kegiatan ini turut menggerakkan perekonomian lokal melalui sektor pariwisata, perhotelan, dan UMKM di sekitar kawasan GOR Sudiang.

Seleksi berlangsung dengan ketat selama beberapa hari melalui sistem gugur, dengan fokus penilaian pada kelincahan (footwork), ketahanan fisik, serta visi bertanding para calon bintang masa depan Indonesia.