
Kareba Tuju.com _GOWA — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gowa menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru sebagai bagian penting dalam membangun generasi yang berkarakter, berilmu, dan berdaya saing.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan yang dihadiri Ketua PGRI Kabupaten Gowa bersama rombongan, serta para kepala sekolah se-Kecamatan Pallangga, khususnya jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).
Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas para pendidik sekaligus membangun kesadaran bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak cukup dijawab hanya dengan penguasaan materi pembelajaran. Guru juga dituntut mampu menjadi pembentuk karakter dan teladan bagi peserta didik.Hadir sebagai narasumber, Ketua PGRI Kecamatan Pallangga, Drs. Rusmanto, yang memberikan penguatan terkait pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perubahan zaman dan dinamika dunia pendidikan.
Menurutnya, guru memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas generasi masa depan. Karena itu, peningkatan kompetensi harus menjadi proses yang berkelanjutan, baik dalam aspek pedagogik, profesional, sosial maupun kepribadian.PGRI Kabupaten Gowa memandang bahwa guru bukan sekadar pelaksana proses belajar mengajar di ruang kelas.
Guru adalah salah satu fondasi utama dalam membentuk manusia yang memiliki pengetahuan sekaligus karakter.Upaya tersebut diharapkan bermuara pada lahirnya generasi madani, yakni generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, kematangan moral, kepedulian sosial, serta mampu hidup berdampingan dengan menjunjung nilai-nilai kebersamaan dan kemanusiaan.Sinergi antara PGRI, kepala sekolah dan para guru pun dinilai menjadi kunci untuk memastikan peningkatan kualitas pendidikan berjalan secara konsisten.
Di tengah perubahan teknologi dan berkembangnya kecerdasan buatan, dunia pendidikan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, guru dituntut tidak berhenti belajar agar tetap mampu menjadi sumber inspirasi dan pembimbing bagi peserta didik.Pendidikan yang berkualitas tidak hanya melahirkan anak yang pintar, tetapi juga manusia yang mampu menggunakan kepintarannya untuk kebaikan. Dari tangan guru yang terus belajar, diharapkan lahir generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga beradab—generasi madani yang akan menentukan wajah masa depan Gowa.

